(CERITA SAHABAT SPESIAL) Tak Patah Arang, Bangkit dari Kondisi Tetraplegia dan Selesaikan S2 di Jerman

Program Cerita Sahabat Spesial di bulan Desember 2023 mengangkat tema Hari Internasional Penyandang Disabilitas yang jatuh tiap 3 Desember. Ruanita Indonesia mengundang Suan Ny yang tinggal di Jerman dan tinggal di kursi roda akibat kondisi tetraplegia.

Kondisi tetraplegia adalah Tetraplegia adalah kondisi seseorang akibat cedera yang terjadi pada otak, sumsum tulang belakang atau salah satunya sehingga orang tersebut mengalami kelumpuhan dari otot leher hingga seluruh anggota tubuhnya.

Suan Ny mengalami kecelakaan mobil ketika dia bersama anak dan temannya ingin berkunjung ke suatu karnaval di Jerman. Sejak kejadian tersebut, Suan Ny harus hidup di kursi roda. Sebelum kecelakaan terjadi, Suan Ny adalah ibu rumah tangga yang bekerja paruh waktu sebagai pengajar Bahasa Indonesia di VHS dan guru les untuk siswa-siswi Jerman. Suan Ny sendiri sempat mengalami mati suri akibat kecelakaan tersebut.

Follow us

Dengan tekad dan semangatnya, Suan Ny berusaha untuk bisa menggerakkan kepala, leher, bahu, dan tangannya meskipun dia masih harus tetap hidup di kursi roda. Suan Ny bertekad untuk menyelesaikan studi S2 yang sudah dia mulai di tahun 2015. Dalam kondisi yang terbatas, Suan Ny berhasil mendapatkan kelulusan di salah satu universitas di Jerman.

Suan Ny pun sempat merasa terluka dan kecewa karena suami Suan Ny pun berusaha meninggalkan dia. Suaminya datang ke rumah sakit, saat Suan Ny masih dirawat intensif. Dia mengatakan bahwa pengacara akan mengurus perceraian mereka. Suan Ny semakin hancur ketika anaknya pun tidak mengenalinya sejak dia dirawat lama di rumah sakit.

Suan Ny berpesan: “Save yourself first, before save the others!”. Beruntungnya pemerintah Jerman membantu dan mendukung kebutuhan Suan Ny untuk bisa bertahan hidup sebagai Single Mom seorang diri.

Bagaimana kecelakaan yang menimpa Suan Ny terjadi? Apa yang membuat Suan Ny bangkit dan termotivasi sebagai Single Mom, termasuk menyelesaikan studi S2? Apa saja yang ditunjang dan dibantu oleh Pemerintah Jerman untuk Suan Ny sebagai penyandang disabilitas? Apa pesan Suan Ny untuk pemerintah Indonesia dalam rangka Hari Internasional Penyandang Disabilitas?

Simak selengkapnya dalam program Cerita Sahabat Spesial di kanal YouTube kami berikut ini:

Subscribe kanal kami agar kami bisa berbagi lebih banyak lagi.

(GALERI FOTO) Kunjungan ke Sahabat Suan Ny di Jerman

Dalam rangka Hari Persahabatan Internasional yang jatuh tiap 30 Juli, RUANITA yang diwakilkan oleh Anna datang berkunjung ke sahabat RUANITA yang tinggal di Jerman. Dia adalah Suan Ny, perempuan Indonesia yang hidup dengan Tetraplegia.

Tetraplegia adalah kondisi seseorang akibat cedera yang terjadi pada otak, sumsum tulang belakang atau salah satunya sehingga orang tersebut mengalami kelumpuhan dari otot leher hingga seluruh anggota tubuhnya.

Suan Ny telah menikah dengan pria berkewarganegaraan Jerman dan tinggal di Jerman sejak tahun 2010. Suan Ny dikaruniai seorang putra, yang juga bersama-sama dengan Suan Ny pada saat kecelakaan yang fatal tersebut. Anak kedua Suan Ny meninggal tiga puluh menit setelah dilahirkan.

Beruntung putra dan seorang teman Suan Ny yang duduk di sebelah bangku kemudi tidak mengalami kondisi yang parah. Sementara Suan Ny yang menyetir mobil sempat mengalami mati suri, koma, hingga berakibat Tetraplegia.

Follow us @ruanita.indonesia

Kecelakaan terjadi di salah satu area di Jerman. Suan Ny tidak menyerah dengan kondisinya. Dia berhasil mengembalikan suaranya yang sempat hilang, menggerakkan sedikit tangan kanannya, dan berusaha bangkit dengan kondisinya sebagai Single Mom. Akibat kecelakaan tersebut, Suan Ny kehilangan pekerjaan dan suaminya.

Suami Suan Ny meninggalkan Suan Ny pada saat dia masih terbaring koma di rumah sakit untuk perawatan. Dengan kegigihannya, Suan Ny bisa bangkit untuk menjadi Single Mom dan hidup mandiri di Jerman.

Cerita selengkapnya dan donasi untuk Suan Ny langsung ke website betterplace.me pada link yang ditautkan tersebut.