(PODCAST RUMPITA) Mulai dari Tri Hita Kirana ke Waste Management: Studi S2 di Italia

Diskusi Podcast RUMPITA – Rumpi bersama Ruanita – hadir setiap bulan dengan berbagai tema, termasuk di bulan Juni ini dengan tema lingkungan hidup.

Melanjutkan episode ke-38, diskusi podcast RUMPITA mengundang sahabat Ruanita yang baru saja menyelesaikan studi S2 di Milan, Italia. Dia adalah Ni Made Asri Wahyuni, yang meneliti keterkaitan Tri Hita Karana dengan perilaku buang sampah di Bali.

Diskusi Podcast RUMPITA dipandu oleh Novi di Norwegia dan Anna. Kebetulan Novi pernah menggeluti bidang lingkungan hidup sewaktu masih bekerja di Indonesia.

Novi sendiri mengamati saat berlibur di Bali beberapa waktu lalu, bahwa objek wisata yang dikenal dunia itu sudah banyak mengalami perubahan, termasuk tumpukan sampah yang tak sedap dilihat.

Bagi Asri yang lahir dan besar di Bali, perilaku membuang sampah orang Bali kini mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman, seperti penggunaan plastik yang dianggap praktis dan efisien.

Padahal dulu orang Bali lebih menggunakan daun dan menyatukan sampah organik begitu saja, karena hanya sampah dapur dan sampah ritual upacara adat.

Follow us

Ketertarikan Asri meneliti perilaku membuang sampah didasari oleh fenomena sosial tentang Bali yang kotor oleh tumpukan sampah.

Sebagai pusat pariwisata dunia, Asri yang juga kerap disapa Made ini juga mengingatkan kearifan lokal warga Bali, yang terpaut dengan perspektif Tri Hita Karana.

Asri atau Made pernah bergabung sebagai aktivis lingkungan sebelum dia melanjutkan studi S2 di Italia.

Beliau merasa telah banyak banjar atau komunitas masyarakat di Bali yang menerapkan pemilahan sampah atau menerapkan pemanfaatan sampah organik untuk kebutuhan masyarakat sendiri.

Dari pengamatannya tersebut, Asri pun meneliti perilaku membuang sampah dengan perspektif kearifan lokal yang sudah dialami oleh warga Bali sendiri.

Apa itu Tri Hita Karana? Bagaimana keterkaitan Tri Hita Karana dengan perilaku membuang sampah? Apa hasil penelitian Asri sendiri untuk rekomendasi masyarakat di Bali? Apa pesan Asri yang juga menjadi aktivis lingkungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia?

Simak selengkapnya diskusi Podcast RUMPITA berikut dan pastikan FOLLOW akun kami berikut: