(SIARAN BERITA) Diskusi Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja

Jerman, 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 2024, Ruanita Indonesia dengan dukungan KJRI Frankfurt dan Komunitas ALZI Jerman sukses menyelenggarakan diskusi bertema “Sehat Secara Mental, Produktif Secara Optimal” di Aula KJRI Frankfurt.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, khususnya di lingkungan kerja, yang sesuai dengan tema World Mental Health Day 2024.

Acara ini menghadirkan Fransisca Hapsari, Relawan Ruanita di Jerman dan mahasiswi PhD Psikologi di Technische Universität Darmstadt, sebagai pemateri pertama. Pemateri kedua adalah Sven Juda, mahasiswa (M.Sc.) Maastricht University Belanda, yang berfokus pada Psikologi Industri dan Organisasi.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Konjen KJRI Frankfurt Antonius Yudi Triantoro yang menegaskan pentingnya kesehatan mental dalam mendukung produktivitas dan hubungan kerja yang harmonis. Sebagai moderator diskusi, Relawan Ruanita lainnya, yakni Sesilia Susi, yang merupakan lulusan (M.A.) Hochschule Schmalkalden yang sedang bekerja sebagai Finance Staff di IOM, Berlin.

Diskusi dihadiri oleh para pekerja Indonesia di Jerman dan sejumlah warga Indonesia lainnya, yang datang langsung ke Aula KJRI Frankfurt ataupun mengikutinya secara daring via zoom meeting. Tujuan diskusi ini berfokus pada cara mengenali gejala awal gangguan kesehatan mental di tempat kerja serta strategi praktis untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan mental.

Sesi utama dimulai dengan pemaparan materi, yang menjelaskan definisi kesehatan mental di tempat kerja, gejala-gejala awal gangguan mental yang perlu diperhatikan, serta solusi dan strategi untuk menjaga keseimbangan mental di lingkungan kerja.

Selain itu, materi tentang situasi praktis dan kontekstual di Jerman juga turut dibagikan di sini. Sesi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan menanyakan tips lebih lanjut terkait menjaga kesehatan mental di tempat kerja.

Pada kesempatan ini, Ruanita Indonesia sebagai social support system di mancanegara berkesempatan untuk ramah tamah dan berbincang dengan warga Indonesia di Frankfurt untuk memperkenalkan layanannya, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan sosial.

Ruanita Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk isu kesehatan mental dan kesetaraan gender bagi warga Indonesia di mancanegara, terus berupaya mempromosikan pentingnya kesehatan mental sebagai bagian integral dari kesejahteraan hidup.

Untuk materi informasi, dapat disimak lewat rekaman berikut di kanal YouTube kami:

(SIARAN BERITA) Tingkatkan Kapasitas Perempuan dalam Digital Marketing, Ruanita Indonesia Gelar Workshop Online

Jerman – Kemudahan internet di masa kini telah memberikan peluang banyak orang untuk melakukan wirausaha, apalagi jumlah pengguna internet pun semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kuantitas penggunaan internet yang meningkat ini pun semakin mendukung banyak orang, terutama perempuan Indonesia untuk melihat peluang memasarkan produk dan jasa lewat digital marketing.

Dengan maksud mewujudkan kesetaraan gender yang menjadi tujuan proyek, Ruanita Indonesia telah menyelenggarakan seri diskusi dan workshop tentang karier dan kewirausahaan perempuan. Setiap tahun, momen ini dilaksanakan dalam berbagai bentuk yang melibatkan perempuan Indonesia di berbagai negara.

Pada 2004 ini, Ruanita Indonesia telah bekerja sama dengan DWP KBRI Berlin menggelar Workshop Digital Marketing untuk tahap pemula yang digelar secara daring dalam tiga kali pertemuan, masing-masing dua jam. Pertemuan pertama (27/4) dihadiri oleh Ketua DWP KBRI Berlin, Sartika Oegroseno yang memberikan motivasi dan sambutan pembuka acara Workshop.

Dalam sambutannya, Sartika berpendapat bahwa industri kreatif terus mengalami perkembangan yang sangat pesat di masa kini dengan berkembangnya teknologi. Di era 5.0 saat ini hampir semua hal beralih ke digital.

Penggunaan smartphone dan akses internet yang meluas dimanfaatkan menjadi salah satu cara dalam memperkenalkan bisnis. Tentunya, hal yang paling berdampak adalah bagaimana berkomunikasi dan memasarkan produk atau jasa yang dialihkan ke digital.

Follow us

Tentunya, bila kita masih menggunakan marketing yang masih tradisional seperti pamflet, brosur, papan reklame, dan lainnya, bisa jadi itu tidak mudah, tidak murah, dan tidak maksimal karena dan ruang geraknya yang sangat terbatas.

Cara terbaik dan lebih efektif adalah dengan menggunakan strategi digital marketing yang lebih efisien dalam hal tenaga, waktu, biaya atau keuangan, dan juga operasional, seperti yang menjadi harapan dari workshop digital marketing yang digelar oleh Ruanita Indonesia ini.

Pemateri workshop adalah Puput Cibro, M.B.A yang adalah Digital Marketing yang tinggal di Ceko dan Singapura. Selain itu, pemateri juga didampingi oleh relawan Ruanita Indonesia lainnya yang adalah E-commerce Consultant yang tinggal dan bekerja di Berlin, Jerman. Dia adalah Putri Trapsiloningrum M.A. Sesi awal workshop dimoderasi oleh relawan Ruanita Indonesia lainnya, yakni Sesilia Susi M.A.

Peserta yang hadir di workshop terdiri atas para perempuan yang sedang memulai usaha tangible atau produk/jasa non consultant. Mereka tinggal di Indonesia, Jerman, Belgia, Hungaria, Spanyol, Belanda, dan Prancis. Harapannya, peserta mampu membuat produk digital marketing yang akan ditampilkan oleh Ruanita Indonesia di masa mendatang.