(SIARAN BERITA) Percepat Aksi Untuk Kesetaraan Gender, Ruanita dengan KJRI Melbourne dan Komnas Perempuan Gelar Workshop Online

MELBOURNE – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2025, Ruanita – Rumah Aman Kita – Indonesia, bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne dan Komnas Perempuan Indonesia, sukses menyelenggarakan workshop online bertajuk “From Words to Power: Accelerate Action”. Tema ini sejalan dengan semangat Hari Perempuan Internasional 2025 yang mengajak seluruh pihak untuk mempercepat aksi menuju kesetaraan gender.

Workshop Warga Menulis Puisi ini bertujuan untuk memberdayakan warga Indonesia melalui puisi sebagai sarana untuk mengatasi hambatan sistemik dalam mencapai kesetaraan gender, seperti kesenjangan upah, akses terbatas ke pendidikan, dan kurangnya representasi perempuan dalam kepemimpinan, yang sejalan dengan tema Hari Perempuan Internasional 2025.

Workshop dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dalam dua sesi, yaitu pada Sabtu, 25 Januari dan 1 Februari 2025. Pada sesi pertama, Kuncoro Giri Waseso selaku Konjen RI Melbourne menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif warga Indonesia dalam program ini. Beliau menekankan pentingnya puisi sebagai alat advokasi dan komunikasi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat Indonesia di mancanegara.

Komisioner Komnas Perempuan, Veryanto Sitohang, menyoroti pentingnya kekuatan kata-kata dalam mempercepat perubahan menuju kesetaraan gender, terutama di era digital. Dalam sesi selanjutnya, Yacinta Kurniasih, dosen Monash University dan relawan Ruanita, berbagi wawasan tentang teknik menulis puisi yang efektif untuk mendukung advokasi dan inklusi.

Natasha Hartanto bertindak sebagai moderator dalam workshop ini. Hasil karya puisi peserta akan ditampilkan dalam kampanye digital peringatan Hari Perempuan Internasional 2025 di platform media sosial Ruanita. Workshop ini berhasil menarik lebih dari lima puluh peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tentang Ruanita Indonesia: RUANITA (Rumah Aman Kita) Indonesia adalah organisasi nirlaba yang memanfaatkan platform digital untuk memberikan dukungan sosial dan berbagi praktik baik hidup di mancanegara. Sejak berdiri pada tahun 2021, Ruanita berharap bisa mendorong partisipasi dan aksi warga Indonesia untuk memanfaatkan ruang digital secara aman untuk promosi psikoedukasi dan kesetaraan gender.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: info@ruanita.com atau kunjungi situs web kami di https://ruanita.com.

(IG LIVE) Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Kolase “Merdeka dari Kekerasan”

Dalam diskusi IG Live episode November 2023, Ruanita Indonesia mengangkat tema Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Peremuan yang masih menjadi rangkaian program AISIYU (=AspIrasikan Suara dan Inspirasi nYatamU) 2023. Program AISIYU 2023 diselenggarakan dalam bentuk kolase dengan judul “Merdeka dari Tindak Kekerasan” dimulai dari 25 November hingga 10 Desember, yang menjadi Hari Hak Asasi Manusia Sedunia.

Untuk membahas lebih dalam, Anna sebagai pemandu IG Live mengundang Veryanto Sitohang yang adalah Komisioner Komnas Perempuan dan Hernita Oktarini, yang adalah Koordinator Proyek AISIYU 2023 sekaligus Relawan Ruanita Indonesia.

Diskusi IG Live ini terbagi dalam 3 segmen yakni: Apa itu Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan dan mengapa diselenggarakan selama 16 hari?; segmen kedua adalah mengapa kampanye AISIYU dalam bentuk kolase; dan segmen terakhir apa pesan dan harapan kerja sama Ruanita Indonesia dengan Komnas Perempuan.

Follow us

Veryanto kemudian menceritakan sejarah dan latar belakang tercetusnya Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan yang berawal dari peristiwa di Dominika pada 25 November. Kekerasan terhadap perempuan adalah bagian dari pelanggaran hak asasi manusia sehingga upaya melakukan kampanye anti kekerasan diperingati hingga 10 Desember, Hari Asasi Manusia Sedunia.

Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan itu diinisiasi oleh Komnas Perempuan sejak tahun 2001. Rangkaian Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan termasuk adalah Hari AIDS Sedunia yang dirayakan dunia 1 Desember. Setiap tahun Komnas Perempuan menggelar hampir 200 kegiatan di seluruh Indonesia. Komnas Perempuan bersama jaringannya menggelar tema di tahun 2023: Kenali Hukumnya dan Lindungi Korban.

Veryanto pun menyebutkan berbagai perangkat hukum untuk membuat kebijakan perlindungan terhadap perempuan, tetapi implementasinya dari aparat hukum hingga warga masyarakat belum dapat menerapkannya misalnya untuk kasus KDRT.

Hernita sebagai koordinator proyek AISIYU 2023 menjelaskan bahwa Workshop Kolase adalah tindak lanjut kunjungan Ruanita Indonesia ke Kantor Komnas Perempuan. Kita memilih seni kolase sebagai media visual untuk menampung aspirasi Sahabat Ruanita menyuarakan anti kekerasan terhadap perempuan melalui potongan bahan sederhana tetapi bermakna.

Rencanaya produk kolase 2023 yang sudah dilatihkan akan ditampilkan lewat kanal media sosial Ruanita Indonesia dan Komnas Perempuan mulai 25 November – 10 Desember 2023. Veryanto juga menambahkan berbagai program 16 Hari Anti Kekerasan yang digelar di Indonesia.

Lebih lanjut tentang rekaman diskusi IG Live dapat disaksikan berikut ini:

Subcribe kanal YouTube untuk mendukung program kami.