
Dalam rangka Hari Alzheimer Sedunia 2023, Ruanita (Rumah Aman Kita) Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Alzheimer Indonesia di Nederland (ALZI Ned) dan Komunitas ALZI Chapter Jerman (ALZI Jerman) menggelar kolaborasi kampanye selama sepekan. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan Alzheimer yang tidak banyak diketahui umumnya oleh masyarakat Indonesia.
Seperti yang disampaikan oleh Amalia Fonk-Utomo, Chair of ALZI Ned yang berpendapat bahwa isu Alzheimer masih dipandang sebelah mata dan menganggap pikun sebagai gejala normal untuk orang tua.
Padahal satu anggota keluarga yang terkena demensia, seluruh anggota keluarga akan terkena dampaknya. Itu sebab Amalia yang dibantu oleh ALZI Ned gencar melakukan kampanye “Jangan Maklum dengan Pikun!” yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan ini.
Kampanye sepekan ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti diskusi online yang pernah dilaksanakan tahun lalu dan bekerja sama dengan KJRI Frankfurt.
Hal ini dirasakan penting mengingat isu Alzheimer bisa dilihat dalam konteks lintas budaya seperti yang dikampanyekan oleh Tim ALZI Ned yang telah banyak melakukan program sosial di Belanda dan sekitarnya.
Selain itu, pendekatan lintas budaya untuk orang Indonesia sebagai migran di luar Indonesia dirasakan penting agar ada keterlibatan peran perwakilan pemerintah Indonesia seperti KBRI/KJRI yang dapat membantu mengatasi permasalahan ODD (=orang dengan Demensia) ini.
Amalia juga menyoroti pentingnya pemerintah Indonesia menyediakan layanan berkualitas untuk para lansia asal Indonesia yang ingin menghabiskan masa tua mereka di tanah air.
Amalia mengakui layanan ini masih kurang menjadi perhatian, terutama apabila kelompok lansia ini menjadi ODD setibanya di tanah air.
Lebih lanjut tentang penjelasan Amalia ini dapat dilihat dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube kami berikut ini:
Eksplorasi konten lain dari Ruanita - Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.