Menindaklanjuti program “Kartini Masa Kini dalam Kewirausahaan” yang pernah dilaksanakan pada 2022 dan 2024 lalu, kami menggelarnya juga di tahun 2026 ini dengan menampilkan profil usaha dari teman-teman perempuan yang ada di luar Indonesia. Mereka tinggal di India, Singapura, Pakistan, Sri Lanka, Uni Emirat Arab, Islandia, Belanda, Austria, Irlandia, Italia, Turki, dan Amerika Serikat.
Tujuan dari program ini:
1. Menampilkan keragaman usaha/kreativitas yang dikelola oleh perempuan Indonesia sehingga menjadi inspirasi bagi siapa saja.
2. Menjadi “bank data” tentang keragaman usaha teman-teman perempuan di mancanegara yang dapat saling mendukung satu sama lain.
3. Membentuk jaringan sesama perempuan Indonesia di negeri rantau yang dimoderasi oleh Ruanita Indonesia.
INDIA
Nama lengkap
Tusini
Negara tinggal
India
Nama Usaha/Brand
Tempe di Mumbai
Bidang Usaha
Kuliner
Media sosial pemilik
Facebook: Sini Cj
Media sosial usaha
Instagram :Tempedimumbai
Lama berwirausaha
9 tahun / sejak 2017
Cerita singkat usaha
Usaha tempe dan tahu saya bermula dari kerinduan akan makanan Indonesia yang sulit ditemukan di India, sekaligus keinginan membantu ekonomi keluarga dan menyediakan makanan sehat. Tempe dan tahu merupakan sumber protein nabati yang sangat dibutuhkan tubuh, sehingga memiliki nilai gizi yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari.Dengan modal terbatas, saya memulai produksi kecil dari rumah dan terus belajar menjaga kualitas serta kebersihan. Meski menghadapi berbagai tantangan di awal, saya tetap semangat hingga pelanggan mulai percaya dan kembali membeli. Berkat dukungan suami dan kepercayaan pelanggan, usaha ini terus berkembang hingga sekarang.
Tantangan terbesar berwirausaha
Tantangan terbesar dalam usaha Tempe dan Tahu adalah keterbatasan modal, serta menjaga kualitas produksi. Pernah mengalami hasil produksi yang kurang baik atau bahkan gagal total, namun hal tersebut menjadi pelajaran untuk memperbaiki proses. Selain itu, membangun kepercayaan pelanggan juga tidak mudah di awal. Dari pengalaman ini, saya belajar pentingnya ketekunan, konsistensi, dan terus belajar agar usaha dapat berkembang.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Untuk perempuan Indonesia yang ingin berwirausaha, jangan takut memulai dari hal kecil. Tetaplah rajin, jujur, dan setia dalam setiap proses. Tentunya jangan lupa andalkan Tuhan dalam menghadapi tantangan, terus belajar, dan jaga kualitas usaha. Dengan ketekunan dan iman, usaha dapat berkembang dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Saya ingin helper dari Indonesia (PMI) di Singapura diperlakukan dengan baik di Singapura dan saya ingin Helper di Singapura dapat bekerja dengan baik untuk meraih mimpi-mimpinya. Motto: Matching Good Helper with Good Employers.
Tantangan terbesar berwirausaha
Untuk saya, tantangan untuk memotivasi saya untuk menjadi individu lebih baik secara individu dan bisnis. Berbicara mengelola Maid Agency, kita tidak hanya siapkan helper, tetapi juga memberikan yang terbaik kepada pemberi kerja. Tidak mudah, tetapi karena tekad saya yang kuat untuk bantu helper dan majikannya. Agency saya sampai saat ini dikenal sangat baik di Singapura, termasuk dari pemerintah Singapura, penerima (PMI) dan pemberi kerja di Singapura.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Just do. You never know if you never try and always give your best. Niat untuk bisnis harus benar, karena uang akan datang dengan sendirinya, jika kita bantu dengan baik.
Pakistan
Nama lengkap
Afriana Harahap
Negara tinggal
Pakistan
Nama Usaha/Brand
Ladies World
Bidang Usaha
Fashion (garmen dan perlengkapan wanita)
Media sosial pemilik
Instagram usm.rina (Rina Usman)
Lokasi usaha
Pasar Utama di Distrik Rawalpindi, Pakistan
Lama berwirausaha
Sejak 2018
Cerita singkat usaha
Ini adalah usaha yang dikelola oleh suami-isteri. Setelah kedua putra beranjak besar, suami sudah berwirausaha dan memutuskan untuk mengajak saya agar mengelola kebutuhan sandang perempuan.
Tantangan terbesar berwirausaha
Tidak ada
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Jangan banyak menuntut, jangan cepat mengeluh, dan jangan takut memulai dari nol! Jika kita ikhlas, sabar, dan terus bergerak, jalan akan selalu terbuka.
Uni Emirat Arab
Nama lengkap
Mardiana Dwiliarossa
Negara tinggal
Uni Emirat Arab Emirates (Dubai)
Nama Usaha/Brand
@DwidiDubai
Bidang Usaha
Digital Kreatif (Socmed Licensed Permit No: 0873874)
Media sosial pemilik
Instagram: @mardianadwi
Media sosial usaha
@DwidiDubai
Lama berwirausaha
Sejak Januari 2026
Cerita singkat usaha
Dua wanita konten kreator Indonesia @Nadyakelilingeropa @Winamawar yang menginspirasi saya untuk bisa membuat konten digital yang informatif dengan harapan dapat membantu audience untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya seputar wisata meninggalkan kebenarannya.
Tantangan terbesar berwirausaha
Mengemas suatu topik agar mudah diterima dan sesuai dengan panduan, dan dapat diterima dengan baik oleh audience melalui likes, share, dan repost.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Percaya akan potensi besar dalam dirimu, yang bisa kita mulai dari setiap langkah kecil dan konsisten pada prosesnya.
Islandia
Nama lengkap
Herianty Novita Seiler
Negara tinggal
Islandia
Nama Usaha/Brand
Cascade Félagasamtök
Bidang Usaha
Lainnya: Women empowerment & Education
Media sosial pemilik
Instagram: dorameonk
Lokasi usaha
Reykjavík
Lama berwirausaha
Sejak tahun 2018
Cerita singkat usaha
Saya dan teman saya ingin berkontribusi untuk pemberdayaan perempuan dan pendidikan untuk anak, menimba pengalaman dalam proyek-proyek dari Uni Eropa, agar dapat memberikan aspirasi, juga membantu perempuan dan pendidikan anak-anak di Indonesia dengan pengalaman-pengalaman NGO kami.
Tantangan terbesar berwirausaha
Mencari orang/teman yang mau bekerja sama dan duduk di board member di NGO kami. Untuk multiplier events dari proyek-proyek kami, kami juga mengalami tantangan yang sangat besar dan agak sulit.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Tetap positif dan semangat dengan kendala-kendala yang ada, jujur dalam menjalankan semua usaha yang hendak dijalankan.
Saya dan suami sudah lama bekerja di bidang hospitality dengan latar belakang sekolah kami adalah sekolah hospitality. Setelah lebih dari 20 tahun bekerja di hotel dan restoran, kami punya mimpi untuk punya restoran sendiri.
Tantangan terbesar berwirausaha
Tantangan terbesar mencari cook/juru masak yang mempunyai latar belakang masakan otentik Indonesia.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Untuk memulai usaha sendiri, kita harus serius mempelajari bidangnya, harus turun tangan sendiri, dan profesional.
Saya adalah seorang wirausaha dalam kegiatan konseling dan pelatihan kesehatan mental bagi perorangan maupun pasangan, dari usia remaja sampai dengan usia dewasa. Kegiatan ini saya minati, karena latar belakang pekerjaan saya sebelumnya yang suka mendengarkan cerita orang lain dan berempati dengan permasalahan orang lain. Seolah-olah ini adalah panggilan saya dalam bekerja. Usaha ini saya mulai ketika saya lulus dari kuliah Diploma Konseling di Inggris. Dalam kegiatan saya, saya selalu dipanggil untuk mambangun dan membuka jalan. Saya terpanggil untuk membuka layanan konseling di tempat daerah saya tinggal sampai 2010, yang hingga saat ini (walaupun saya sudah tidak disana lagi) layanan konseling tersebut masih berlangsung. Saat ini saya membuka layanan konseling bagi orang-orang lokal di Northern Ireland, yang latar belakangnya bermacam-macam: dari refuge, adiksi, trauma, relasi dan masalah kesehatan mental lainnya. Jika dihubungkan dengan kisah Ibu Kartini, saya mencontoh semangat untuk maju terus, walaupun mendapatkan rintangan. Menjadi pelopor, saya orang Asia satu-satunya di daerah sekitar saya yang menjadi Konselor, apalagi yang dari Indonesia. Hal ini menjadi kebanggan boleh memberikan warna nilai-nilai budaya Indonesia dalam ranah usaha konseling saya.
Tantangan terbesar berwirausaha
Tantangan dalam berwirausaha selalu ada. Dalam usaha saya, bahasa dan logat Indonesia saya serta figur Asia saya kadang membuat orang-orang berprasangka dan mempertanyakan apakah saya bisa memberikan konseling bagi mereka. Namun saya tidak patah semangat dan terus memberikan layanan terbaik yang saya bisa berikan. Kata orang Jawa “ tresno jalaran soko kulino”, ini merekat dihati saya. Sehingga mendorong saya untuk lebih giat mempromosikan dan memperlihatkan kebiasaan saya, sehingga orang akhirnya getok tular mengakui bahwa apa yang mereka dapatkan dari layanan konseling dan pelatihan saya itu bagus dan memuaskan.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Hadapi tantangan sebagai anugerah untuk mengasah kebisaan. Terus maju- jika kita lelah-istirahat sebentar-namun jangan pernah kita berhenti- karena kita tidak tahu jika tujuan kita sebenarnya sudah dekat.
Austria
Nama lengkap
Winda Sulistiawati
Negara tinggal
Austria
Nama Usaha/Brand
Winda Sulistiawati – The Homecook & The Digital World
Sejak tahun 2023, Winda membangun merek pribadinya yang menggabungkan tiga pilar utama:Kuliner: Katering Asian Fusion dan acara budaya.Edukasi: Pelatihan penggunaan ponsel pintar (smartphone) khusus lansia.Digital: Kesadaran digital dan pembuatan konten.Proyek terbarunya adalah CCH – Content Creator Hub di Weiz, Austria. Ini merupakan sebuah ekosistem yang dirancang untuk membantu para kreator dan UMKM berkembang, berkolaborasi, serta melakukan monetisasi di era ekonomi digital.
Tantangan terbesar berwirausaha
Beroperasi di Austria—negara yang sangat menjunjung tinggi sistem formal, struktur, dan sertifikasi—sementara ia datang dengan latar belakang kreatif berbasis pengalaman, Winda harus terus membuktikan kapasitasnya melalui hasil nyata, dampak sosial, dan konsistensi.Tantangan terbesarnya bukanlah kegagalan, melainkan proses belajar bagaimana mengubah pengalaman menjadi sebuah sistem yang dapat dikembangkan (scalable).
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Kamu tidak perlu menunggu semuanya sempurna untuk memulai. Mulailah dengan apa yang sudah kamu miliki: ceritamu, keahlianmu, dan ketangguhanmu.Dunia tidak membutuhkan lebih banyak bisnis yang sekadar terlihat sempurna. Dunia membutuhkan perempuan nyata yang memiliki keberanian, kedisiplinan, dan visi jangka panjang.Bangunlah secara perlahan. Bangunlah dengan kejujuran. Dan jangan pernah meremehkan kekuatan dari sebuah konsistensi.
Italia
Nama lengkap
Fifi Martiana Dewi
Negara tinggal
Italia
Nama Usaha/Brand
Balinesia
Bidang Usaha
Jewelry, clothing, and accessories
Media sosial pemilik
IG: Balinesia_Firenze, FB: Balinesia Firenze
Lokasi usaha
Florence
Lama berwirausaha
Sejak 2003
Cerita singkat usaha
Saya ingin mengenalkan produk Indonesia di kota saya
Tantangan terbesar berwirausaha
Banyak orang yang berasumsi bahwa produk Indonesia kurang bermutu, seharusnya harga murah-murah. Menurut mereka yang sudah pernah ke Indonesia, harga di sana relatif lebih murah daripada yang ada di toko saya. Untuk jenis barang yang mirip, produk saya biasanya lebih berkualitas dan bukan barang yang dijual di pinggir pantai. Kalaupun produknya sama persis, pasti lebih mahal di toko saya, karena semua detil ongkos dan pajak yang kita bayarkan.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Terus berkembang, terus mencari sesuatu yang baru, tetap menjaga mutu produk, dan yang paling penting. Tetap mempertahankan budaya orang Indonesia yg ramah dan tetap senyum apapun kendala yang sedang dihadapi.
Tahun 2025 saya bekerja sebagai translator di PT GEMPITA ATMA INDONESIA (GAI). Sekitar bulan Oktober kami mengajukan proyek terjemahan salah satu novel Turki pada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki melalui program TEDA -Türk Kültür, Sanat ve Edebiyat Eserlerinin Dışa Açılımını Destekleme Projesi- yaitu Proyek Dukungan untuk Ekspansi Karya Sastra, Seni, dan Budaya Turki ke Luar Negeri. Untuk pengajuan ini diperlukan publishing yang nantinya akan menerbitkan novel tersebut di Indonesia. Di bawah PT GAI dibentuklah Dian Akbas Publishing.
Tantangan terbesar berwirausaha
Sekarang masih bisa dibilang newborn yang berusaha meraba keadaan sekitar. Di masa depan, saya harus bisa bersaing dengan senior-senior yang sudah berjalan lebih dulu.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Meriset dan mempelajari ilmu tentang usaha yang akan dijalani. JANGAN FOMO!
Saya adalah seorang fashion consultant, fashion stylist, dan fashion producer yang berbasis di New York City. Perjalanan saya di industri fashion dimulai dari Indonesia, dengan visi sederhana namun kuat: membawa identitas dan kreativitas fashion Indonesia ke panggung internasional. Langkah besar dalam perjalanan ini saya mulai bersama partner saya, almarhumah Teti Rompis. Bersama beliau, kami berkeliling berbagai kota di Asia dan Eropa untuk mencari tempat yang tepat sebagai pintu masuk ke industri fashion global. Dari perjalanan tersebut, kami menemukan bahwa New York adalah kota dengan energi, peluang, dan keberagaman yang paling selaras dengan visi kami. Setelah kepergian Ibu Teti, perjalanan ini tidak berhenti. Saya melanjutkan apa yang telah kami rintis, dengan komitmen yang sama untuk terus mengangkat fashion Indonesia ke tingkat internasional. Kehidupan membawa saya menetap di New York. Setelah saya menikah dengan warga Amerika, dan dari sini saya semakin mengembangkan karier saya secara global. Di New York, saya tidak hanya bekerja dengan desainer dan brand dari Indonesia, tetapi juga mulai menangani klien internasional. Melalui perusahaan saya, Plus 62 NYC LLC, saya fokus pada pengembangan brand, produksi fashion show, styling, serta strategi positioning untuk membantu desainer tampil relevan di pasar global. Bagi saya, fashion bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang identitas, cerita, dan representasi. Setiap proyek yang saya kerjakan adalah bagian dari misi yang lebih besar: memastikan bahwa fashion Indonesia memiliki tempat yang kuat dan dihargai di industri fashion dunia, khususnya di New York.
Tantangan terbesar berwirausaha
Tantangan terbesar dalam pekerjaan saya adalah bekerja dengan klien internasional yang berasal dari berbagai latar belakang. Ketika mereka akan tampil di panggung besar seperti New York Fashion Week, setiap detail harus dipersiapkan dengan sangat matang. Proses ini tidak selalu mudah, karena ada banyak perbedaan yang harus diselaraskan—mulai dari perbedaan zona waktu, mata uang, hingga sudut pandang terhadap fashion itu sendiri. Sebagai konsultan, saya sering berada di posisi menjembatani visi kreatif klien dengan standar dan ekspektasi industri di New York. Namun, justru di situlah letak kekuatan dari pekerjaan ini. Dengan komunikasi yang jelas, terbuka, dan konsisten, semua perbedaan tersebut bisa disatukan menjadi sebuah hasil yang kuat dan relevan. Bagi saya, tantangan ini bukan hambatan, tetapi bagian penting dari proses untuk menciptakan karya yang mampu berbicara di panggung global.
Pesan untuk perempuan yang ingin berwirausaha
Pesan saya untuk perempuan Indonesia yang ingin berwirausaha: mulai saja dulu. Tidak ada yang benar-benar sempurna di awal, dan tidak perlu menunggu semuanya siap. Kalau kamu yakin dan mencintai bidang yang kamu jalani, hasil itu akan mengikuti. Memang, terdengar sederhana saat diucapkan, tapi semua orang sukses juga pernah berada di titik awal yang penuh keraguan. Jangan terlalu banyak alasan, jangan terus menunggu waktu yang “tepat” karena sering kali waktu terbaik adalah sekarang. Percaya pada prosesnya, terus jalan, dan ingat: kamu pasti bisa.
Eksplorasi konten lain dari Ruanita - Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.