(CERITA SAHABAT SPESIAL) Resiliensi Ibu di Belgia yang Memiliki Anak dengan Autisme

Dunia memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia pada 2 April agar publik mendapatkan informasi yang benar dan tepat tentang Autisme, termasuk mengadvokasi anak dengan Autisme yang masih mendapatkan stigma dan diskriminasi.

Oleh karena itu, Ruanita Indonesia mengundang Alda Trisda yang tinggal di Belgia untuk berbagi pengalaman dan perjuangannya sebagai ibu dalam membesarkan anak dengan Autisme.

Alda mengakui di awal ketika anaknya didiagnosa sebagai anak dengan Autisme, dia tidak berkoordinasi dengan suami dalam mendapatkan penanganan yang tepat untuk anaknya. Alda berpesan agar orang tua yang memiliki anak dengan Autisme dapat bekerja sama antara ayah dan ibunya dalam merawat anak dengan Autisme. Alda menyebut istilahnya adalah ayah dan ibu punya level pengetahuan yang sama dalam membesarkan anak dengan Autisme.

Follow us

Di Belgia sendiri, Alda menyadari bahwa pemerintahnya sangat peduli terhadap anak berkebutuhan khusus. Meskipun diakui Alda, fasilitas dan sarananya tidak sebaik seperti negara-negara Eropa lainnya yang ada di sekitar Belgia.

Alda mendapatkan tunjangan finansial yang cukup baik dari Pemerintah Belgia, dalam membesarkan anak dengan Autisme, seperti menyediakan sarana belajar di rumah. Bahkan Alda mengambil kelas khusus sebagai orang tua yang memiliki anak dengan Autisme.

Pemerintah Belgia sangat peduli terhadap anak berkebutuhan khusus, termasuk anak dengan Autisme. Alda sering mendapatkan kunjungan dari institusi perlindungan anak berkebutuhan khusus di Belgia untuk memastikan kebutuhan yang tepat untuk anak dengan Autisme.

Pemerintah Belgia juga menyediakan lokasi khusus yang membantu anak dengan Autisme tumbuh secara mandiri sosial yang mulai dari usia anak di bawah 18 tahun dan mereka yang sudah berusia di atas 18 tahun.

Alda lebih memilih untuk merawat dan membesarkan anaknya di rumah, sambil dia banyak mencari tahu bagaimana menangani anak dengan Autisme di rumah. Alda merasakan berbagai tantangan yang tak mudah sebagai ibu yang memiliki anak dengan Autisme.

Resiliensi sebagai ibu itu dirasakannya lebih sulit, dibandingkan membesarkan anak dengan Autisme. Hal terpenting ketika ada anak dengan Autisme di keluarga, adalah bagaimana kita menerima apa adanya dan kesabaran yang tinggi.

Bagaimana cara Alda dalam menyiapkan sarana belajar di rumah sehingga anak dengan Autisme dapat tumbuh mandiri? Apa yang sebaiknya dilakukan orang tua ketika memiliki anak dengan Autisme? Apa saja kebijakan yang berlaku di Belgia dan negara-negara sekitarnya di Eropa terhadpa kebijakan anak berkebutuhan khusus, terutama anak dengan Autisme? Apa pesan Alda di Hari Peduli Autisme Sedunia?

Simak selengkapnya dalam video program Cerita Sahabat Spesial berikut ini:

Subscribe kanal YouTube kami untuk mendukung program-program kami ya!

Eksplorasi konten lain dari Ruanita - Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar