(CERITA SAHABAT SPESIAL) Bagaimana Memahami Identitas Anak Birasial?

Dalam program Cerita Sahabat Spesial episode Januari 2024, kami mengundang Lara Dewi yang tinggal di Austria, Jerman, dan di musim panas dia tinggal di Guatemala. Lara memiliki ibu seorang Jerman dan ayahnya adalah seorang Indonesia. Menurut Lara, kedua orang tuanya bertemu saat mereka kuliah di universitas di Jerman. Lara sempat tinggal di Jerman dan di Indonesia semasa kecil.

Lara terbiasa berkomunikasi dalam Bahasa Jerman dengan kedua orang tuanya. Lara baru belajar Bahasa Indonesia ketika dia tumbuh remaja, saat dia menempuh studi di Jerman. Lara merasa komunikasi Bahasa Indonesianya kurang lancar dibandingkan Bahasa Jerman atau Bahasa Inggris.

Semasa kecil, Lara sempat merasa pengalaman tidak mengenakkan karena orang-orang di sekitar dia menganggap dia tampak berbeda atau seperti orang asing. Di Jerman, Lara merasa orang-orang sekitarnya tidak menganggap dia sepenuhnya orang Jerman. Sebaliknya saat Lara berada di Indonesia untuk tinggal beberapa waktu lamanya, orang-orang sekitarnya menganggap Lara begitu berbeda dan tidak sepenuhnya orang Indonesia.

Pertanyaan seperti: “Dari mana?” atau “Orang mana?” adalah pertanyaan yang sering dilontarkan orang-orang sekitar Lara saat bertemu dengan Lara. Lara sempat tinggal di Indonesia untuk belajar budaya, makanan, tarian, dan kain batik. Lara suka juga tinggal di Indonesia.

Follow us

Setelah tumbuh dewasa, Lara mengakui bahwa anak birasial adalah “Gift” yang tidak semua orang memilikinya. Lara pun mulai menerima identitas dirinya.

Lara berpikir lebih terbuka, fleksibel, toleran terhadap keragaman dunia. Lara bisa memahami bagaimana anak birasial merasa kesulitan berkomunikasi dan bingung menentukan identitas dirinya.

Bagaimana pengalaman Lara semasa kecil sebagai anak birasial? Apa saja tantangan yang dihadapi Lara semasa kecil tinggal di Jerman dan di Indonesia? Apakah Lara mengalami krisis identitas untuk menentukan siapa dirinya sebagai anak birasial? Bagaimana proses Lara memutuskan kewarganegaraannya dan menerima jati dirinya? Apa harapan Lara yang lahir dan besar sebagai anak birasial kepada dunia dan pemerintah Indonesia?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak selengkapnya dalam program Cerita Sahabat Spesial berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Untuk mendukung kami, silakan subscribe kanal YouTube kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Tak Patah Arang, Bangkit dari Kondisi Tetraplegia dan Selesaikan S2 di Jerman

Program Cerita Sahabat Spesial di bulan Desember 2023 mengangkat tema Hari Internasional Penyandang Disabilitas yang jatuh tiap 3 Desember. Ruanita Indonesia mengundang Suan Ny yang tinggal di Jerman dan tinggal di kursi roda akibat kondisi tetraplegia.

Kondisi tetraplegia adalah Tetraplegia adalah kondisi seseorang akibat cedera yang terjadi pada otak, sumsum tulang belakang atau salah satunya sehingga orang tersebut mengalami kelumpuhan dari otot leher hingga seluruh anggota tubuhnya.

Suan Ny mengalami kecelakaan mobil ketika dia bersama anak dan temannya ingin berkunjung ke suatu karnaval di Jerman. Sejak kejadian tersebut, Suan Ny harus hidup di kursi roda. Sebelum kecelakaan terjadi, Suan Ny adalah ibu rumah tangga yang bekerja paruh waktu sebagai pengajar Bahasa Indonesia di VHS dan guru les untuk siswa-siswi Jerman. Suan Ny sendiri sempat mengalami mati suri akibat kecelakaan tersebut.

Follow us

Dengan tekad dan semangatnya, Suan Ny berusaha untuk bisa menggerakkan kepala, leher, bahu, dan tangannya meskipun dia masih harus tetap hidup di kursi roda. Suan Ny bertekad untuk menyelesaikan studi S2 yang sudah dia mulai di tahun 2015. Dalam kondisi yang terbatas, Suan Ny berhasil mendapatkan kelulusan di salah satu universitas di Jerman.

Suan Ny pun sempat merasa terluka dan kecewa karena suami Suan Ny pun berusaha meninggalkan dia. Suaminya datang ke rumah sakit, saat Suan Ny masih dirawat intensif. Dia mengatakan bahwa pengacara akan mengurus perceraian mereka. Suan Ny semakin hancur ketika anaknya pun tidak mengenalinya sejak dia dirawat lama di rumah sakit.

Suan Ny berpesan: “Save yourself first, before save the others!”. Beruntungnya pemerintah Jerman membantu dan mendukung kebutuhan Suan Ny untuk bisa bertahan hidup sebagai Single Mom seorang diri.

Bagaimana kecelakaan yang menimpa Suan Ny terjadi? Apa yang membuat Suan Ny bangkit dan termotivasi sebagai Single Mom, termasuk menyelesaikan studi S2? Apa saja yang ditunjang dan dibantu oleh Pemerintah Jerman untuk Suan Ny sebagai penyandang disabilitas? Apa pesan Suan Ny untuk pemerintah Indonesia dalam rangka Hari Internasional Penyandang Disabilitas?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak selengkapnya dalam program Cerita Sahabat Spesial di kanal YouTube kami berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Subscribe kanal kami agar kami bisa berbagi lebih banyak lagi.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Mengapa Kita Tidak Boleh Tahu Jenis Kelamin Bayi Sebelum Dilahirkan?

Setiap bulan kami menghadirkan program cerita sahabat spesial yang disampaikan oleh sahabat Ruanita Indonesia di seluruh dunia. Dalam rangka memperingati Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, kami mengundang Indah Sibuea yang tinggal di India. Indah adalah warga negara Indonesia yang tinggal di India, tepatnya di New Delhi hampir tiga tahun.

Indah juga mengelola kanal YouTube pribadinya Indah Sibuea dengan pengikut hampir dua ribu. Indah banyak bercerita tentang serba-serbi kehidupan barunya, termasuk bagaimana pengamatan dan pengalamannya tinggal di India. Indah dapat dikontak via akun Instagram indahsibuea.

Berdasarkan pengamatannya, memang ada perbedaan perlakuan pengasuhan keluarga-keluarga di India dalam membesarkan dan mengasuh anak. Ketidaksetaraan terjadi misalnya bagaimana anak laki-laki lebih didahulukan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi, dibandingkan anak perempuan. Fenomena ini masih nyata terjadi di desa, dibandingkan di kota besar seperti New Delhi yang menjadi kota tempat tinggalnya sekarang.

Follow us

Selama tinggal di India, Indah sempat mengalami kehamilan dan memeriksakan diri di dokter kandungan di sana. Ada aturan yang menurut dia tidak biasa, seperti bagaimana keinginannya untuk mengetahui jenis kelamin bayinya sebelum dilahirkan. Namun, hal itu tidak bisa dibenarkan untuk Indah mengetahui apakah anak yang dilahirkan itu anak laki-laki atau anak perempuan.

Dari pengamatan dan obrolannya dengan orang-orang India, pernikahan di India merupakan pesta besar yang memerlukan biaya. Hal ini mengingat status sosial dalam sebuah keluarga. Setelah menikah, perempuan di India terbiasa untuk tinggal menyatu dengan keluarga pihak suami. Kebanyakan mereka juga tinggal bersama ipar dan keluarga besar pihak suami.

Mengapa Indah tidak boleh mengetahui jenis kelamin bayi yang dilahirkan saat dia tinggal di India? Apakah masih terjadi perbedaan perlakuan pengasuhan antara anak laki-laki dengan anak perempuan? Bagaimana Indah menjelaskan tentang kehidupan keluarga di India? Apa saran Indah dalam rangka Hari Internasional Penghapusah Kekerasan terhadap Perempuan?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini di kanal YouTube kami dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Subscribe kanal YouTube kami untuk mendukung kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Bagaimana Atasi Trauma dengan Play and Creative Arts Therapy?

Program cerita sahabat spesial digelar oleh Ruanita (Rumah Aman Kita) Indonesia setiap bulan melalui video berkisar 5-10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube. Pada episode Oktober 2023 ini, Ruanita Indonesia mengundang Mala Holland yang telah bekerja di Inggris sebagai Psikoterapis. Sebagai tenaga profesional untuk Trauma Care Practitioner, Mala melakukan pendekatannya melalui play and creative arts dalam melayani kliennya dari berbagai kelompok usia.

Menurut Mala, trauma terjadi sebagai respon tubuh terhadap peristiwa yang pernah dialami. Mala menyadari bahwa tidak mudah bagi tiap orang untuk menceritakan persoalan trauma yang dialaminya. Bahkan Mala pernah mendapatkan klien usia anak-anak yang sama sekali belum dapat mengkomunikasikan apa yang dialaminya akibat peristiwa yang menyebabkan dia trauma.

Melalui pendekatan Play and Creative Art Therapy, Mala membantu para kliennya untuk mengkomunikasikan apa yang mereka alami dan rasakan. Menurut Mala, creative art atau playdough bisa membantu klien menggali hal yang tidak disadarinya yang ada di bagian ketidaksadaran manusia.

Trauma menurut Mala terjadi pada memori yang fragmented dan mungkin saja “tidak utuh” sehingga perlu dibantu untuk mengenali apa yang membuat seseorang itu merasa trauma. Setiap orang mengalami trauma yang tidak mudah dan perlu penanganan ahli/profesional melalui berbagai pendekatan. Mala sendiri juga menyebutkan berbagai trik yang bisa membantu seseorang untuk keluar dari traumanya.

Follow us

Pergi ke terapi atau bertemu dengan tenaga ahli adalah sebagian kecil yang memang membantu seseorang untuk keluar dari trauma. Namun, sebagian besar waktu yang diperlukan keluar dari trauma bergantung pada orang tersebut dan dukungan sosial dari orang-orang sekitarnya seperti keluarga.

Mala menyarankan agar kita perlu mencari tahu mana terapi yang cocok dengan kebutuhan kita. Bahkan Mala meminta kita untuk mengecek policy yang dimiliki si terapi dalam membantu kliennya. Kita bisa saja pergi mencari bantuan ke piskoterapi lainnya, bilamana dirasakan tidak cocok.

Bagaimana pendekatan play and creative art therapy dalam membantu klien mengatasi trauma? Apa saja yang diperlukan orang yang mengalami trauma untuk mengatasinya? Apa yang sebaiknya dilakukan keluarga dan social support system dalam membantu orang sekitar yang mengalami trauma? Berapa besaran biaya dan cara mendapatkan terapi untuk mengatasi trauma?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak selengkapnya berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Subscribe kanal YouTube kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Memahami Alzheimer dari Perspektif Mixed-Culture

Dalam rangka Hari Alzheimer Sedunia 2023, Ruanita (Rumah Aman Kita) Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Alzheimer Indonesia di Nederland (ALZI Ned) dan Komunitas ALZI Chapter Jerman (ALZI Jerman) menggelar kolaborasi kampanye selama sepekan. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan Alzheimer yang tidak banyak diketahui umumnya oleh masyarakat Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Amalia Fonk-Utomo, Chair of ALZI Ned yang berpendapat bahwa isu Alzheimer masih dipandang sebelah mata dan menganggap pikun sebagai gejala normal untuk orang tua.

Padahal satu anggota keluarga yang terkena demensia, seluruh anggota keluarga akan terkena dampaknya. Itu sebab Amalia yang dibantu oleh ALZI Ned gencar melakukan kampanye “Jangan Maklum dengan Pikun!” yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan ini.

Kampanye sepekan ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti diskusi online yang pernah dilaksanakan tahun lalu dan bekerja sama dengan KJRI Frankfurt.

Hal ini dirasakan penting mengingat isu Alzheimer bisa dilihat dalam konteks lintas budaya seperti yang dikampanyekan oleh Tim ALZI Ned yang telah banyak melakukan program sosial di Belanda dan sekitarnya.

Selain itu, pendekatan lintas budaya untuk orang Indonesia sebagai migran di luar Indonesia dirasakan penting agar ada keterlibatan peran perwakilan pemerintah Indonesia seperti KBRI/KJRI yang dapat membantu mengatasi permasalahan ODD (=orang dengan Demensia) ini.

Amalia juga menyoroti pentingnya pemerintah Indonesia menyediakan layanan berkualitas untuk para lansia asal Indonesia yang ingin menghabiskan masa tua mereka di tanah air.

Amalia mengakui layanan ini masih kurang menjadi perhatian, terutama apabila kelompok lansia ini menjadi ODD setibanya di tanah air.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Lebih lanjut tentang penjelasan Amalia ini dapat dilihat dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube kami berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Silakan subscribe kanal YouTube kami agar kami bisa berbagi lebih banyak lagi.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Promosi Indonesia di Luar Indonesia dan Tantangannya

Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, RUANITA mengundang Eka Moncarre yang tinggal hampir 30 tahun di Prancis dan telah lama bergiat di bisnis promosi pariwisata Indonesia di luar Indonesia.

Setelah menyelesaikan studi di Sekolah Menengah Industri Pariwisata (SMIP) di Indonesia, Eka kemudian melanjutkan kuliahnya di Prancis untuk menekuni bidang pariwisata, terutama memperkenalkan Indonesia di Eropa. Eka bahkan pernah ditunjuk sebagai VITO (=Visit Indonesia Tourism Officer) sebagai agen perwakilan promosi Indonesia di mancanegara.

Pengalaman Eka dalam dunia pariwisata dan budaya sudah tidak diragukan lagi. Eka bercerita kalau dia pernah dipercaya untuk mendampingi perhelatan COP tahun 2021 di Paris.

Keinginannya semakin kuat untuk mempromosikan Indonesia di Eropa, setelah dia berhasil membuat business plan untuk merintis House of Indonesia atau yang dikenal La Maison De L’Indonesie di Paris.

Eka adalah Fouder dan CEO untuk rumah budaya di Paris yang banyak mempromosikan Indonesia lewat industri kopi, kuliner, produk-produk kerajinan orang Indonesia, ekspo budaya, hingga pariwisata.

Follow us ruanita.indonesia

Dalam video berdurasi 5 menit, Eka bercerita bagaimana awal mulanya dia ingin memperkenalkan kopi asal Indonesia yang tidak dikenal kafe-kafe di Eropa padahal Indonesia adalah produsen kopi terbesar di dunia.

Eka menyadari bahwa merintis promosi Indonesia pun tidak mudah. Salah satunya, Eka berpendapat penting untuk melihat poin of view orang-orang bukan Indonesia tentang Indonesia sendiri.

Selain itu, Eka berpendapat pentingnya promosi sebagai investasi, bukan lagi memandang promosi sebagai membayar atau tidak membayar. Eka menyadari berbisnis pariwisata dan budaya bukan hal yang mudah.

Apa saja tantangan Eka dalam merintis usahanya di Paris, Prancis? Bagaimana sebaiknya peran pemerintah Indonesia dalam mempromosikan Indonesia di luar Indonesia? Apa saja kunci keberhasilan Eka dalam mengelola usaha yang dirintisnya? Apa harapan Eka agar promosi pariwisata dan budaya Indonesia tidak “jalan di tempat”?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak selengkapnya di kanal YouTube kami berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

LIKE dan SUBSCRIBE kanal YouTube kami ya!

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Kenali Ragam dan Bentuk Human Trafficking yang Tak Tampak

Dalam rangka Hari Internasional Anti Perdagangan Manusia Sedunia yang jatuh tiap 30 Juli, RUANITA mengundanga Sahabat RUANITA yang tinggal di Inggris dan pernah menyelesaikan studi S3 terkait Human Trafficking atau Trafficking in Persons dengan studinya dilakukan di Indonesia. Dia adalah Gopala Sasie Rekha yang kini menjadi pengajar di Faculty of Law, Crime & Justice, Universitas of Winchester, Inggris. Dengan nama panggilan Rekha atau Sasie, dia menjelaskan tentang perbudakaan di masa lalu dan masa kini yang terjadi dalam berbagai bentuk.

Di awal, Rekha menjelaskan tentang bagaimana perbudakan atau Slavery pada jaman kolonial terjadi dan mengapa bisa terjadi pada masa itu. Rekha pun menjelaskan bagaimana nenek moyangnya dari India telah membawanya hingga ke Indonesia akibat pada masa itu. Menurut Rekha, orang terpaksa menjalani perbudakan karena terjadi otomatis.

Perbudakan pertama yang terjadi adalah Racial Slavery atau perbudakan berdasarkan kulit, yang kemudian disusul perbudakan berdasarkan agama, ekonomi, status sosial, dsb. Pada akhirnya, perbudakan sudah dilarang sejak tahun 1800-an.

Follow us: @ruanita.indonesia

Pada masa kini, Rekha mengakui terjadi berbagai bentuk “perbudakan moderen” yang tampak seperti payung yang lebih fokus pada “perbudakaan ekonomi”, yang terdiri atas berbagai macam istilah seperti Human Trafficking, Child Exploitation, Labor Exploitation, dan lainnya yang banyak ragamnya.

Bahkan istilah trafficking bisa merujuk pada drugs trafficking, organ trafficking, dan lainnya sehingga ini termasuk sebagai organized crime. Kebanyakan awam memandang Human Trafficking hanya pada area internasional, kenyataannya tidak demikian. Kebutuhan akan permintaan orang dengan berbagai tujuan bermunculan setiap saat yang tidak tampak seperti Bride Trafficking yang mungkin dianggapnya adalah seperti pernikahan impian.

Ketika perempuan tersebut menjadi korban Bride Trafficking, dia tidak menyadari bahwa ada banyak pekerjaan rumah tangga yang dipikulnya dan tidak mengetahui hak-haknya untuk hidup dan tinggal di negara tujuan. Tak jarang korban Bride Trafficking pun harus mengalami penyiksaan dan kekerasan dari pasangan.

Rekha juga menambahkan istilah Human Smuggling yang kini dianggap menjadi jalan seseorang untuk keluar dari negaranya. Di jaman seperti sekarang, kasus Human Smuggling masih terjadi karena tradisi, ritual atau Honor Killing yang menyebabkan seseorang terpaksa keluar dari negaranya tersebut. Rekha juga berpendapat kalau Human Smuggling ini pasti ilegal dan tidak ada dokumen penyertanya.

Lalu mengapa istilah “Slavery” tidak tepat digunakan dalam konteks sekarang? Mengapa Human Trafficking disebut sebagai organized crime? Apa bedanya Human Trafficking dengan Human Smuggling? Apa maksudnya Honor Killing itu? Apa yang sebaiknya kita lakukan agar terhindar dari jerat perdagangan manusia ini?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak video selengkapnya di kanal YouTube berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Nilai Remitansi ke Indonesia Jauh Lebih Besar dari Pariwisata

Program Cerita Sahabat Spesial Episode Juni 2023 mengangkat tema remitansi keluarga di Indonesia yang memang dirayakan secara internasional pada 16 Juni setiap tahun. Pada perayaan International Day of Family Remittances RUANITA mengundang Senior Economist, Senior Banker and Business Woman yang kini menetap di Belanda. Dia adalah Dessy Rutten yang telah 25 tahun tinggal di Eropa dan ahli dalam urusan ekonomi perbankan.

Karena keahlian dalam literasi keuangan tersebut, RUANITA meminta pendapat beliau tentang remitansi keluarga yang biasa dilakukan oleh orang-orang Indonesia yang bermukim di luar negeri. Ada banyak alasan mengapa orang Indonesia tinggal dan bekerja di luar negeri? Dari sekian alasan pastinya mereka mengirimkan uang ke keluarga di Indonesia dengan berbagai alasan.

Dessy menjelaskan tujuan orang Indonesia melakukan remitansi. Pertama, remitansi ditujukan untuk kebutuhan edukasi di mana orang-orang Indonesia di luar negeri banyak mendukung kebutuhan pendidikan anggota keluarga mereka di Indonesia.

Peringkat kedua, remitansi banyak dilakukan juga untuk berobat anggota keluarga di Indonesia. Alasan ketiga, orang-orang Indonesia di luar negeri melakukan remitansi untuk membangun atau merenovasi rumah di Indonesia. Baru alasan terakhir yang sebenarnya bagus dan penting adalah modal usaha.

Follow us: @ruanita.indonesia

Tidak semua orang-orang Indonesia di luar negeri bertahan seumur hidup dan tinggal di luar negeri, banyak juga dari mereka yang ingin menghabiskan masa tua di tanah air. Sayangnya anggota keluarga di Indonesia tidak memanfaatkan uang remitansi yang diberikan anggota keluarga lainnya di luar negeri.

Dessy menyarankan untuk meminta anggota keluarga di Indonesia agar membuka akun bank di Indonesia agar bukti pengiriman uang dapat terekam dengan jelas. Bagaimana pun pemberian uang secara cash kepada anggota keluarga di Indonesia menurut Dessy adalah sangat tidak mendidik.

Bila melihat APBN di Indonesia, Dessy berpendapat kalau nilai remintasi itu menyumbangkan sepuluh persen. Artinya nilai remitansi sendiri lebih besar dari sektor pariwisata. Dengan potensi nilai remintasi yang besar, sudah seharusnya pemerintah beserta jajarannya untuk membuat kebijakan dan mengelolanya dengan tepat sasaran. Bukan tidak mungkin, tujuan dari International Day of Family Remittances yang diperingati setiap 16 Juni bahwa remitansi dapat berdampak pada pembangunan dapat tercapai.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak penjelasan lengkap dari Dessy Rutten di kanal YouTube kami berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Subscribe kanal YouTube kami untuk mendukung program kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Maju Terus Perawat di Indonesia

Dalam rangka Hari Perawat Internasional 12 Mei 2023, RUANITA – Rumah Aman Kita mengundang Dewi Nielsen yang tinggal dan bekerja sebagai perawat di Denmark. Tentunya bidang pekerjaan mengurus dan merawat orang sakit bukan pekerjaan asing untuk Dewi yang telah menetap di Denmark sejak lebih dari 10 tahun lalu. Dewi sendiri pernah bekerja sebagai perawat di salah satu puskesmas di Indonesia sebelum akhirnya dia menikah dan menetap di Denmark.

Setelah lulus dari Sekolah Keperawatan di Indonesia, Dewi pun melanjutkan studi di Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta. Dia juga pernah mendapatkan praktik magang di Swedia saat masih menjadi mahasiswi di UGM.

Berbekal pengalamannya di negeri Skandinavia tersebut dan keterampilannya berbahasa Inggris, Dewi pun memberanikan diri untuk melamar menjadi tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Denmark.

Tak mudah memang memenuhi persyaratan menjadi perawat di Denmark mengingat tes yang harus ditempuhnya berkali-kali yang disesuaikan dengan kemampuan berbahasa asing, yakni Danish yang memang tidak mudah dipelajari untuk orang awam sekali pun. Kegigihan Dewi untuk menembus dunia keperawatan di Denmark berbuah manis, dia pun berhasil lolos dan kini menjadi perawat di Aalborg, Denmark.

Menjadi perawat bukan cita-cita Dewi di masa kecil, tetapi karakter melayani sesama membuatnya terdorong untuk memenuhi permintaan orang tuanya menjadi bidan pada waktu dia masih memikirkan profesi impiannya.

Pengalamannya bergelut melayani orang-orang sakit telah membawa impian Dewi untuk menekuninya di Denmark, negeri asing yang memberinya pengalaman baru yang menantang.

Follow us: @ruanita.indonesia

Ada banyak pengalaman berharga yang Dewi dapatkan. Bagaimana perawat-perawat senior yang lebih lama bekerja dan para dokter spesialis sekali pun begitu mengharga keberanian dan kegigihan Dewi untuk mau belajar.

Mereka menghargai bagaimana Dewi belajar kosakata Bahasa Danish yang tak mudah. Dewi salut terhadap mereka yang bekerja di dunia keperawatan dan kesehatan di Denmark, seperti tidak ada kasta di antara mereka. Semua orang mau belajar dan menerima kekurangan masing-masing tenaga kesehatan.

Di Hari Internasional Perawat yang dirayakan 12 Mei, Dewi berharap bahwa para perawat Indonesia yang punya mimpi untuk melanjutkan jenjang karir lebih tinggi atau ingin bekerja di luar negeri agar tidak takut bermimpi. Perkuat skill komunikasi dalam Bahasa Inggris agar bisa mendapatkan kesempatan seperti dirinya untuk bekerja di luar negeri.

Peluang untuk menjadi perawat di mancanegara selalu terbuka lebar dan tingkatkan kompetensi perawat sesuai bakat yang dimiliki. Begitu pesan Dewi di Hari Perawat Sedunia, 12 Mei.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak penjelasan Dewi berikut ini di kanal YouTube kami berikut dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Silakan subscribe kanal YouTube kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Menjadi Ibu dan Entrepreneur di Amerika Serikat, Mungkinkah?

Dalam mewujudkan dukungan terhadap kesetaraan gender, RUANITA memiliki program Karir & Kewirausahaan untuk perempuan Indonesia yang tinggal di mancanegara. Agar semakin mendorong lebih banyak lagi perempuan Indonesia terampil dalam berwirausaha, RUANITA membagikan praktik baik yang sudah dilakukan oleh Dewi Maya.

Dewi Maya adalah perempuan Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat dan telah berhasil mendirikan usaha tas dengan nama bisnis: Dewi Maya. Koleksi tas yang diciptakannya dapat dilihat dalam akun Instagram: dewimaya.shop di mana koleksi tas buatan tangannya banyak dilirik oleh warga Amerika Serikat.

Dewi bercerita bagaimana perjuangannya di awal tinggal di Amerika Serikat itu tidak mudah. Dia memulai kedatangannya dengan memperkuat keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Dewi pun membagi waktunya dengan bekerja agar impiannya memiliki usaha dapat terwujud. Berbekal tekad yang kuat, Dewi pun belajar bagaimana membangun jaringan dan usaha sehingga kelak dia tahu bagaimana dia harus mengelola usahanya.

Ketika Pandemi Covid-19 melanda dunia, Dewi tak kehilangan akal. Dia menekuni hobi menjahit yang dulu sudah dikenalnya dari sang ibu. Dia pun mencoba berbagai bahan Good Will yang tersedia di market negeri Paman Sam sebagai material yang berkualitas baik. Meskipun Dewi hamil, niatnya memulai usaha tidak surut. Tas yang dikerjakannya benar-benar berkesan bagi para pembeli yang menjadi pengunjung Bazaar sekitar tempat tinggalnya.

Ya, Dewi memulai usahanya dari kelompok kecil dan area sekitar tempat tinggalnya. Usaha Dewi tak sia-sia, produk tas yang dihasilkannya pun banyak dilirik warga di Amerika Serikat. Setelah Dewi mendaftarkan izin usahanya di Amerika Serikat, Dewi pun berpeluang mendapatkan Grants berupa 2 unit mesin jahit yang mendukung usahanya tersebut.

Dewi menceritakan bagaimana pengalaman kesehariannnya antara berbagi tugas menjadi ibu dengan perempuan berwirausaha di rumahnya. Dia pun berbagi peran dan tanggung jawab dengan suaminya dalam urusan domestik. Keberhasilan Dewi berwirausaha di Amerika Serikat didengar pihak VOA yang mengundangnya berbagai keberhasilan lewat kanal media mereka.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Bagaimana pengalaman Dewi sebagai ibu rumah tangga dan Entrepreneur di Amerika Serikat? Simak dalam kanal YouTube kami berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Tak Perlu Bisa Bahasa Thailand, Kalau Mau Kerja di Thailand

Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Sedunia 2023 RUANITA mengundang Astari, seorang perempuan Indonesia yang kini berkarir di Thailand. Di negeri Gajah Putih ini Astari mulai merintis karir Go International setelah dia cukup menguasai market di seputar Asia Tenggara.

Berbekal keberanian untuk mencoba peruntungan di luar negeri, Astari berhasil mendapatkan posisi bergengsi di Bangkok, Thailand.

Selama lima tahun Astari mengalami berbagai pengalaman menarik bekerja bersama orang-orang Thailand. Dalam hal kuliner atau makanan, Astari mengaku tidak memiliki masalah karena benar-benar identik dengan Indonesia. Namun dalam soal kultur dan cara pandang, ada banyak hal yang membuat Astari takjub dan terkesan juga.

Di awal cerita, Astari menceritakan proses perekrutan karyawan sejak di Indonesia. Menurut Astari, hal yang benar saat ingin bekerja di negeri Gajah Putih adalah memiliki visa yang diperuntukkan untuk bekerja, bukan menggunakan Visa Turis kemudian menggantinya setelah tiba di Thailand.

Astari sangat menekan ini karena beberapa kali muncul kasus penipuan kerja di area Asia Tenggara yang menawarkan kemudahan pengurusan visa dan iming-iming kerja bergaji fantastis.

Follow kami: ruanita.indonesia

Hal penting yang harus diperhatikan saat tinggal dan bekerja di Thailand sebagai pendatang adalah menghormati apa yang mereka yakini. Ada hukum namanya Lese-majeste Law di mana seluruh warganya menghormati Raja Thailand.

Kalau kita tidak menghormatinya atau kedapatan menghina Sang Raja maka mendapatkan hukuman setimpal. Lucunya uang koin di Thailand itu bergambar Sang Raja, warga di sana sampai tidak berani menginjak uang koin tersebut.

Pengalaman menarik bekerja di Thailand lainnya adalah soal keyakinan warga yang mempercayai hal-hal supranatural. Antara percaya atau tidak percaya, Astari pernah mendapatkan kesialan pada hari itu hanya karena Astari tidak mematuhi apa yang tertera pada hari keberuntungan dan hari ketidakberuntungan.

Cerita tentang Fortune Teller yang memberikan petunjuk bahkan soal pekerjaan membuat Astari memiliki pengalaman berkarir yang berwarna selama di negeri Gajah Putih tersebut.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Bagaimana cerita keseruan dan pengalaman menarik selama bekerja di Thailand yang disampaikan Astari? Silakan simak selengkapnya di kanal YouTube kami berikut dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Untuk mendukung program kami, tolong subscribe kanal kami!

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Semua Bahasa Indah dan Penting

Di bulan Februari 2023, kami mengundang Yacinta Kurniasih yang tinggal di Australia untuk berbagi pengetahuan dan pengalamannya yang telah bergelut dalam bidang Akademisi terutama Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Australia. Setelah lebih dari 20 tahun tinggal di Australia, Yacinta menyadari bahwa Indonesia memiliki keragamaan bahasa yang tidak ternilai dan tentu saja tidak dimiliki oleh banyak negara lainnya di dunia.

Yacinta berpendapat semua bahasa itu indah dan penting. Itu sebab Yacinta menyarankan untuk kita mengenali bahasa-bahasa lainnya, tidak hanya pada satu bahasa saja atau Monolingualistik. Bagaimana pun bahasa itu adalah hak asasi manusia yang paling hakiki. Kita yang berasal dari Indonesia patut berbangga karena keragamana bahasa yang kita miliki dan kebijakan yang jelas tentang berbahasa di semua institusi termasuk institusi pendidikan.

Tidak semua pemerintahan di dunia punya kebijakan yang jelas tentang penggunaan bahasa, bahkan Yacinta menilai ada kecenderungan hanya menggunakan satu bahasa saja agar anak tidak ketinggalan dalam pergaulan internasional. Padahal semestinya orang tua, terutama pelaku kawin campur, perlu memperkenalkan banyak bahasa kepada anak agar anak mengenali identitas asalnya.

Follow us: @ruanita.indonesia

Yacinta menyarankan bagi pelaku kawin campur untuk mengajari anak berbahasa dengan lucu, asyik dan menyenangkan bukan keterpaksaan sehingga bisa menjadi bekal bagi anak untuk berkomunikasi setelahnya. Sekitar 5% dari pemelajar Bahasa Indonesia yang belajar di University of Monash, tempat Yacinta bekerja, adalah siswa-siswi dari keluarga birasial, yang salah satu orang tuanya dari Indonesia.

Selain itu, Yacinta berkeinginan suatu saat nanti dapat meneliti lebih dalam mengapa masih banyak orang tua malu atau segan untuk mengajari anak berbahasa Indonesia atau tidak menurunkan Bahasa Indonesia kepada anak-anaknya. Ada pun orang tua juga masih berhadapan pada mental Monolinguistik.

Apa itu mental Monolinguistik? Apa pesan Yacinta untuk Pemerintah Indonesia dalam mempromosikan Bahasa Indonesia di luar negeri?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak cerita Yacinta di kanal YouTube kami berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Tahun Baru Di Korea Selatan itu Family Holiday Sampai 7 Hari

Program Cerita Sahabat Spesial Episode Januari 2023 mengangkat tema: Tahun Baru di Korea Selatan yang langsung dibawakan oleh Citra Dewi, yang sekarang menetap di Jeju Island, Korea Selatan.

Ada banyak hal yang dibagikan Citra lewat video berdurasi 5 menit tentang pengalaman merayakan tahun baru bersama keluarganya selama tinggal di negeri Gingseng tersebut.

Tahun Baru di Korea Selatan itu ada dua perayaan, yakni: Tahun Baru Masehi yang umum dirayakan setiap 1 Januari dan Tahun Baru seperti Chinese Lunar New Year yang dirayakan di tanggal berbeda-beda berdasarkan penanggalan bulan.

Tahun Baru yang demikian disebut Seollal yang pada tahun 2023 jatuh pada 22 Januari. Seollal dianggap sebagai hari besar di Korea Selatan, bahkan dirayakan tiap keluarga di Korea Selatan.

Menurut Citra, saat tahun baru tersebut akan menjadi momen pertemuan antar keluarga sehingga ini yang disebut sebagai Family Holiday terbesar pertama di Korea Selatan sebelum Chuseok, semacam perayaan Thanksgiving di Korea Selatan.

Seperti Imlek, pada saat Seollal itu orang yang lebih tua membagikan amplop kepada yang lebih muda. Itu sebab ada tradisi penghormatan kepada yang lebih tua dulu dan ritual sungkeman.

Salah satu yang menarik menurut Citra adalah bagaimana laki-laki di Korea Selatan memiliki tanggungjawab dalam menyiapkan Jesa, sajian yang diberikan kepada leluhur keluarga.

Bagaimana pun tradisi tahun baru menjadi momen untuk kunjungan antar keluarga satu sama lain, yang sehari-hari tidak dilakukan.

Selain itu, terjadi peningkatan harga saat jelang Seollal sehingga kita perlu mempersiapkan perjalanan jauh-jauh hari kalau mau ikut menyaksikan orang Korea Selatan menyiapkan keriaan keluarga tersebut.

Keramaian tersebut terjadi mengingat pemerintah menetapkan hari libur sebagai hari panjang, hampir 7 hari untuk orang-orang Korea Selatan merayakan kebersamaannya bersama keluarga.

Kalau suka budaya Korea, perlu juga belajar dari Citra tentang bagaimana memberi ucapan selamat tahun baru dalam Bahasa Korea.

Ucapan yang biasa diberikan adalah “saehae bok mani badeuseyo” yang biasa diberikan terlebih dulu kepada orang yang lebih tua. Mereka juga punya tradisi sungkeman juga loh.

Wah, seru sekali! Makanan apa saja yang biasa disajikan saat Seollal tersebut? Tradisi apa saja yang terjadi di sana?

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Cerita Citra Dewi dapat disaksikan lewat kanal YouTube berikut ini dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Subscribe Kanal YouTube kami.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Kiat Mahasiswi Indonesia di Turki Hadapi Inflasi

Cerita Sahabat Spesial episode Desember 2022 ini mengangkat tema kehidupan mahasiswa asal Indonesia di luar negeri. Sebagaimana kita ketahui kalau saat ini dunia sedang dilanda inflasi, termasuk negara Turki yang mengalami lonjakan harga yang sangat fantastis.

Inflasi tidak hanya membuat harga-harga meroket tetapi juga membuat tantangan tersendiri untuk mahasiswa asal Indonesia yang sedang berada di perantauan.

Cerita dampak inflasi di Turki disampaikan langsung oleh Hanun Rifda Arabella yang sedang menempuh studi di Istanbul, Turki. Dia menceritakan bahwa inflasi membuat dia harus memutar otak untuk mencari cara berhemat dan bertahan hidup untuk menyelesaikan studinya.

Tak ada pilihan lain seperti Hanun – demikian dia disapa – untuk mendapatkan pekerjaan tambahan seperti praktik banyak negara yang memberlakukan pekerjaan sampingan untuk para mahasiswa.

Di Turki, jelas Hanun, tidak ada pilihan demikian. Hanun kemudian memilih menekuni kuliahnya daripada harus bekerja dengan upah di bawah rata-rata. Bagaimana pun dia ingin agar dapat menyelesaikan kuliahnya dan kembali ke Indonesia.

Kesulitan hidup mewarnai kehidupan mahasiswa di negeri perantauan manakala inflasi telah membuat harga meroket, biaya sewa kamar yang tak murah dan perubahan peraturan yang tidak bisa ditebak.

Tak hanya soal carut marut bertahan hidup di Turki saja, Hanun menceritakan bagaimana tantangan budaya untuk bertahan di Turki. Dia tahu bahwa itu tidak mudah apalagi Turki juga sekarang sedang dibanjiri pengungsi.

Bahaya inflasi lainnya adalah tingginya angka kejahatan dan kriminalitas di kota besar seperti Istanbul dirasakan betul oleh Hanun.

Namun dibalik itu semua, Hanun pun membagikan tips dan saran untuk para mahasiswa yang sedang menekuni kuliah di negeri orang.

Mulai dari gaya hidup hingga cara berhemat lain yang mungkin bisa ditiru oleh mahasiswa dalam menghadapi inflasi yang melanda dunia seperti memasak bersama, membawa bekal ke kampus, dan lainnya.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Simak cerita Hanun berikut dalam kanal YouTube kami dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Tolong subscribe kanal YouTube kami.

Disclaimer: RUANITA menyajikan konten dengan tujuan informasi, edukasi dan komunikasi dengan maksud berbagi praktik baik kehidupan orang Indonesia di mancanegara. Konten ini tidak dapat mewakili pendapat profesional/ahli dan disesuaikan dengan konteks dan pengalaman masing-masing narasumber yang terlibat dalam program ini. Mohon kebijakan penonton yang menyaksikannya.

(CERITA SAHABAT SPESIAL) Stalking atau Menguntit Itu Tidak Sama dengan Sayang

Cerita Sahabat Spesial episode November 2022 mengangkat tema berkaitan dengan peringatan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan yang jatuh tiap 25 November.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sahabat RUANITA yang tinggal di Italia, Amel begitu dia disapa bersedia untuk membagikan pengalaman buruknya saat masih pertama kali menjejakkan kaki di Italia.

Amel berharap cerita yang dibagikannya ini memberi inspirasi banyak perempuan-perempuan Indonesia untuk melindungi diri terutama mereka yang tinggal di negeri perantauan.

Kejadian yang dialami Amel bermula saat dia berkenalan dengan pria berkewarganegaraan asing di Italia. Dia berkeyakinan memiliki kesamaan seperti latar belakang agama membantu Amel untuk tidak sendirian di negeri asing.

Rupanya relasi yang dijalankan Amel dengan pria asing ini tidak berjalan semestinya. Amel mulai merasakan perbedaan-perbedaan apalagi keduanya berlatarbelakang budaya yang berbeda.

Ketika Amel memutuskan mengakhiri hubungannya dengan dia, mantan kekasihnya ini tidak terima. Dia kemudian mulai menguntit atau Stalking ke mana pun Amel pergi.

Amel merasa tidak nyaman karena pria ini kerap berada di area tempat tinggal dan kampusnya. Bahkan mantan kekasihnya ini menguntit Amel saat Amel sedang melakukan praktik kerja di luar kota, yang membutuhkan kereta dan perjalanan jauh.

Amel hampir kewalahan dan memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia. Beruntunglah dia mendapatkan dukungan dari temannya, yang kini dia adalah suami Amel.

Penyelesaian menguntit tidak hanya diselesaikan secara kekeluargaan saja, tetapi perlu tindakan hukum bila kondisi korban frustrasi dan menyebabkan trauma.

Di Eropa menguntit termasuk perilaku kejahatan dan mendapatkan sanksi hukum.

Menguntit bukanlah bentuk kasih sayang karena menguntit atau Stalking adalah salah satu bentuk ancaman kekerasan yang menyiksa emosional korban. Korban juga berhak mendapatkan pendampingan psikologis.

Program Cerita Sahabat Spesial (CSS) merupakan tayangan video berdurasi sekitar 10 menit yang ditampilkan di kanal YouTube Ruanita Rumah Aman Kita dan dikelola oleh Ruanita Indonesia, sebagai ruang aman berbagi cerita inspiratif perempuan Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Program ini mengangkat pengalaman nyata, perjuangan, serta refleksi para perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus mendorong promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Digagas oleh Anna Knöbl di Jerman, CSS menjadi wadah yang memperkuat suara perempuan, membangun solidaritas, dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keadilan serta kesempatan yang setara bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Lebih jauh tentang cerita Amel, bisa disaksikan di kanal YouTube kami berikut dan pastikan SUBSCRIBE untuk mendukung kami.

Subscribe saluran YouTube kami agar kami bisa berbagi lebih lagi…

Disclaimer: RUANITA menyajikan konten dengan tujuan informasi, edukasi dan komunikasi dengan maksud berbagi praktik baik kehidupan orang Indonesia di mancanegara. Konten ini tidak dapat mewakili pendapat profesional/ahli dan disesuaikan dengan konteks dan pengalaman masing-masing narasumber yang terlibat dalam program ini. Mohon kebijakan penonton yang menyaksikannya.